Terhempas Begitu Saja
Rasa suka itu datang memang tidak tepat pada waktunya. Ini sama seperti yang dirasain dengan Xena. Xena suka dengan cowok yang juga suka dengannya,yaitu Gilang. Tapi rasa suka itu datang tidak pada waktunya,karena Xena sudah mempunyai seorang pacar yaitu Vino. Xena merasa jenuh dengan Vino,karena Vino semakin hari terlalu prosesif,terlalu mengatur dalam urusan pribadi Xena bahkan Vino terlalu cemburu yang berlebihan,ini membuat Xena jenuh dan tidak tahan dengan Vino. Xena mencoba buat bertahan dan berharap Vino bisa merubah sifatnya.
Akhirnya,Xena kenal dengan Gilang dan mulai dekat dengan Gilang. Mereka sudah sering sekali smssan dan jalan bareng. Sejalannya waktu,Xena menyimpan rasa untuk Gilang. Xena tidak tahu kenapa ini semua bisa terjadi dengannya. Namun,kehadiran Gilang membuat hatinya senang. Hingga sampai pada akhirnya Vino dan Xena putus. Xena sudah benar-benar tidak tahan dengan sifatnya yang egois dan terlalu cemburuan dengannya. Akhirnya Xena memutuskannya lewat telepon.
"hallo.. Vin ?"
"iya kenapa Xen ?"
"kayaknya hubungan kita sampai disini aja deh,aku udah gak bisa lanjutin ini,aku gak bisa bohomhin perasaan aku sendiri"
"apa??? kamu mau kita putus ? aku masih sayang sama kamu Xen,kamu tega giniin aku Xen ?"
"iya aku tau Vin, tapi aku gak bisa dengan sifat kamu yang terlalu cemburuan dan prosesif,aku gak betah"
"kasih aku kesempatan sekali lagi Xen ?"
Telepon langsung ditutup dengan Xena,karena Xena sudah tidak mau lagi dengar semua penjelasan dari Vino. Vino akhirnya pergi meninggalkan Xena.
Xena semakin hari semakin dekat dengan Gilang,tapi tiap kali Xena sedang dengan Gilang, Gilang selalu bercerita dan menanyakan tentang cewek yang dia sukai,Gilang selalu curhat tentang cewek itu. Tanpa Xena sadari,kalau yang Gilang ceritakan selama ini itu tentang dirinya,hingga pada hari itu Gilang memutuskan untuk mengungkapkan semuanya yang selama ini Gilang rasaan dari kelas 1 SMA.
Xen,kalau boleh jujur,sebenarnya yang selama ini aku ceritain kekamu itu,ya kamu orang yang aku suka selama ini,aku cari waktu yang pas buat ngomongin ini dan sekarang menurut aku waktu yang pas untuk ngomongin masalah ini kekamu,aku gak bisa bohongin perasaanku sendiri.
Xena merasa ragu dengan Gilang,karena temannya sendiri bilang kalau Gilang itu playboy. Akhirnya Xena tidak menerimanya dulu Gilang sebagai pacarnya, Xena menggantungkan Gilang untuk saat ini.
aduh.lang maaf yah,aku belum mau pacaran dulu,aku masih mau sendiri dulu,belum mau pacaran lagi.
Gilang tampak sedikit agak kecewa karena Gilang tidak bisa dapatkan cewek yang Gilang suka. Selama ini Gilang selalu dapetin apa yang dia suka termasuk masalah hati dan perasaan.
hmm.. yaudah gak apa kok Xen,aku tunggu kok :)
Kata-kata Gilang benar-benar membuat hati Xena semakin membara. Tapi mau bagaimana lagi,ini jalan satu-satunya untuk mengetahui apakah benar yang teman-temannya bilang selama ini tentang Gilang ?
Sebulan sudah, Xena dan Gilang belum juga jadian tapi Gilang selalu berusaha terus untuk mendapatkan Xena. Tapi Xena tetap dengan pendiriannya untuk tidak pacaran. Gilang terus kasih perhatian yang lebih untuk Xena,hingga Xena merasa kalau Gilang kali ini benar-benar serius. Tapi Xena membiarkan ini semua berjalan denga sendirinya,hingga pada akhirnya Gilang ketahuan belangnya. Gilang kenal dengan seorang cewek dan Gilang mulai mendekati cewek itu dengan perlahan tapi pasti. Akhirnya Gilang semakin hari dekat dengan cewek itu dan Xena ditinggalnya begitu saja. Sesekali Gilang sms Xena tapi itupun juga jarang. Bagi Gilang cewek seperti barang yang bisa dia dapetin kapanpun yang dia mau dan kalau sudah bosan dia hempas begitu saja. Xena sangat sakit hati dengan kelakuan Gilang,ternyata apa yang teman-temannya katakan itu benar. Gilang seseorang yang playboy dan jahat tentunya. Xena seperti sampah karena dihempas begitu saja tanpa penjelasan apapun dari Gilang. Kata-kata yang dulu terucap dari Gilang,sekarang sudah tidak ada artinya lagi. Omongannya seperti angin lalu yang tidak jelas kemana arahnya berjalan. Kini Xena mencoba untuk melupakan Gilang dan memulainya dengan yang baru.
Ditahap untuk melupakan Gilang, Gilang kembali sms Xena dan kasih perhatian yang lebih lagi untuknya. Tak jarang juga Gilang menawarkan untuk berangkat sekolah dan pulang sekolah bareng. Tapi Xena tidak mau dan sudah tidak percaya lagi. Tapi Gilang seperti menjadikan Xena sebagai pelariannya saja. Disaat Gilang sedang konflok dengan cewek itu,Gilang kembali ke Xena tapi kalau tidak ada konflik dengan cewek itu,Gilang hempaskan Xena begitu saja. Tapi beruntung Xena karena belum jadian dengan Gilang,kalau sampai Xena sudah jadian,pasti Xena merasakan sakit hati yang lebih daripada ini. Xena dalam hati berbicara "aku harus bisa lupain Gilang,karna dia tidak baik untukku,dia PEMBOHONG dan JAHAT,aku harus lupain dia dengan secepatnya,aku gak boleh ingat-ingat lagi tentang dirinya yang sudah nyakitin hati aku sekarang ini dan menghempaskan aku begitu saja". Xena akhirnya mencoba untuk melupakan semuanya,mulai dari menghapus nomer dan sms yang ada di contactnya sampai untuk tidak mengingat-ingatnya kembali tentang Gilang.

